Diet Berdasarkan Golongan Darah

Diet berdasarkan golongan darah pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Peter J.D'Adamo dalam bukunya, Eat Right For Your Type yang terbit tahun 1996.

Isi buku itu menjelaskan bahwa setiap orang memiliki respon berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi berdasarkan golongan darah yang dimiliki. Itulah sebabnya mengapa jenis diet tertentu tidak bisa diterapkan pada setiap orang.

Ada banyak keuntungan yang didapatkan jika kita mengikuti diet golongan darah. Di antaranya adalah kondisi emosi yang lebih stabil, mudah mengatasi stres, daya tahan tubuh meningkat sehingga tidak mudah sakit.

Proses Penelitian

Dr. Peter J.D'Adamo melakukan penelitian selama bertahun-tahun pada setiap tipe darah dan hasilnya menunjukkan bahwa ada efek fisiologis akan muncul terhadap lektin yang masuk dalam tubuh.

Lektin adalah protein yang terdapat pada makanan, khususnya biji-bijian atau polong-polongan. Setiap protein makanan yang diserap tubuh, menurutnya hanya cocok dengan tipe darah tertentu. Kalau makanan tersebut lektinnya tidak cocok dengan tipe darah, akan memicu bahaya antara lain peggumpalan sel darah merah yang mengakibatkan berbagai keluhan kesehatan.

Berdasarkan hasil tersebut, Dr. Peter J.D'Adamo melakukan penelitian dengan mengecek reaksi setiap tipe darah terhadap makanan tertentu dan membuat daftar makanan yang cocok untuk setiap golongan darah. Kemudian, ia juga menggolongkan makanan berdasarkan ras. Sebab, menurutnya, tipe darah setiap ras berbeda karena perbedaan lingkungan tempat tinggal.


Diet untuk Golongan Darah A

Dr. Peter J.D'Adamo dalam bukunya, Eat Right For Your Type menyebutkan pada 15.000 SM golongan darah A ditemukan. Pada masa itu, leluhur kita adalah pemburu yang mulai membentuk komunitas dan bertempat tinggal tetap.

Mereka mulai bercocok tanam dan mengonsumsi sayur-sayuran dan hanya makan daging dalam jumlah sangat sedikit. Untuk itulah Dr. Peter J.D'Adamo menyarankan agar pemilik golongan darah A menjalani diet vegetarian.

Ciri khas Golongan darah A

• Memiliki sistem pencernaan yang relatif sensitif.
• Harus menghindari makanan yang terbuat dari produk susu dan daging
• Dianjurkan menjadi vegetarian atau mengonsumsi makanan berkadar karbohidrat tinggi, namun rendah lemak.
• Meminimalisasi stres dengan meditasi, atau olahraga non kompetitif.
• Cukup banyak beristirahat.

Menu diet yang dianjurkan

 Sarapan : Air putih dicampur jeruk nipis + Oatmel
 Snack Siang : Juice Anggur / Kopi
 Makan Siang : Salad + Roti Gandum satu potong + Teh Herbal
 Snack Sore : Kue Beras dua potong + Teh Hijau
 Makan Malam : Pasta tanpa daging + Brokoli + Yoghurt + Teh Herbal


Diet untuk Golongan Darah B

Teori Dr. Peter J.D'Adamo mengatakan bahwa sekitar tahun 10.000 SM para leluhur kita masih hidup dengan gaya nomaden, mengembara dari satu tempat ke tempat yang lain. Gaya hidup tersebut membuat mereka selalu beradaptasi dengan lingkungan dan makanan yang ada. Hal itulah menjadi penyebab munculnya golongan darah B yang cocok dengan berbagai jenis diet golongan darah yang lain.

Namun, pada saat ini, agar senantiasa sehat pemilik golongan darah B, disarankan untuk menghindari makanan beku atau makanan kaleng. Sedangkan makanan berbahan dasar susu yang memiliki kandungan karbohidrat tinggi sangat dianjurkan.

Ciri khas golongan darah B:

• Dianjurkan untuk melakukan diet dengan berbagai variasi makanan golongan darah, namun membatasi asupan daging.
• Disarankan mengonsumsi makanan dan minuman berbahan dasar susu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
• Olahraga yang cocok dilakukan adalah renang, tenis, jalan kaki dan meditasi.
• Untuk mengatasi stres, sebaiknya mencari kegiatan rutin berupa hobi dan kreativitas.

Menu diet yang dianjurkan:

 Sarapan: Sereal + Satu buah pisang + Segelas Susu tanpa lemak
 Selingan sebelum makan siang : Jus Anggur
 Makan Siang : Sepotong dada ayam + Dua potong roti + Salad + Teh Herbal
 Selingan sore : Jus Jeruk/Yogurt + Teh herbal
 Makan Malam : Sepotong ikan asap + Sayur rebus + Buah segar + Teh herbal


Diet untuk Golongan Darah O

Di dalam bukunya Dr. Peter J.D'Adamo mengatakan bahwa berdasarkan sejarah evolusi sekitar 50.000 hingga 25.000 tahun SM, leluhur manusia memiliki golongan darah yang sama, yakni O. Mereka adalah para pemburu sejati yang selalu mengkonsumsi daging hasil buruan. Untuk itulah Dr. Peter J.D'Adamo menyarankan agar pemilik golongan darah O lebih banyak mengonsumsi makanan berprotein tinggi, mengikuti diet rendah karbohidrat dengan banyak makan daging atau ikan tapi menghindari produk susu dan gandum.

Pemilik golongan darah O bebas mengonsumsi daging dan ikan yang dicampur minyak zaitun. Selain itu, bebas mengonsumsi telur, kacang, tetapi sebaiknya membatasi buah. Sementara makanan yang harus benar-benar dihindari adalah sereal, berbagai jenis pasta dan nasi. Untuk mendapatkan stamina tubuh yang maksimal Dr. Peter J.D'Adamo menganjurkan untuk melakukan olahraga erobik yang gerakannya mirip gerakan para pemburu.

Ciri khas golongan darah O

• Memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan tipe darah lain.
• Mudah beradaptasi dengan berbagai makanan pada lingkungan yang ditempati.
• Untuk mengatasi stres disarankan melakukan erobik.
• Dianjurkan untuk mengonsumsi makanan tinggi protein dan rendah karbohidrat, seperti daging, buah, ikan, sayuran.
• Bila makanan yang dikonsumsi tidak sesuai, maka Anda berisiko terkena penyakit yang disebabkan oleh radang dan kerusakan organ seperti arthritis.

Menu diet yang dianjurkan:

 Sarapan : 2 potong roti bakar lapis mentega + Satu buah Pisang
 Snack siang : Teh herbal
 Makan Siang: Sepotong daging panggang + Salad bayam + Apel
 Snack Sore : Sepotong kue
 Makan Malam : Sepotong daging domba dan asparagus yang direbus + Kentang rebus + Buah + Teh herbal


Diet untuk Golongan Darah AB

Golongan darah AB, adalah golongan darah terakhir, yang diketahui 1000 tahun SM. Dr. Peter J.D'Adamo mengatakan saat itu leluhur kita mulai mengubah gaya hidupnya ke arah modern.

Jenis makanan yang disarankan adalah perpaduan antara makanan yang diperbolehkan dikonsumsi oleh para pemilik golongan darah A dan B.

Sebenarnya, jenis makanan golongan darah A dan B sangat bertolak belakang. Orang bergolongan darah B disarankan untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan, sedangkan pemilik golongan darah A disarankan hanya mengonsumsi tumbuh-tumbuhan, alias berpola makan vegetarian. Untuk itu Dr. Peter J.D'Adamo menganjurkan agar pemilik golongan darah AB lebih banyak melakukan diet vegetarian tapi tetap mengkonsumsi produk susu pada saat tertentu. Terutama saat berolahraga.

Karakteristik pemilik golongan darah B adalah:
• Memiliki jalur pencernaan yang sensitif.
• Disarankan untuk mengkonsumsi makanan dalam jumlah sedikit, namun kekerapan makan lebih padat (lebih sering makan dengan porsi kecil)
• Untuk lebih berenergi biasakan berolahraga di pagi hari.

Menu Diet yang dianjurkan

 Sarapan : Air putih dicampur jeruk nipis + Juice Anggur + Roti dua potong + Satu potong keju.
 Snack siang : Yogurt
 Makan Siang : Dada Ayam 4 irisan + Salad + 2 buah Plum + Teh Herbal
 Snack Sore : Cheesecake + Teh Herbal
 Makan Malam : Omelet + Salad Buah + Kopi


Artikel Kutipan dari berbagai sumber

Continue Reading >>>>>

Diet Sehat dengan Buah-buahan

SAAT ini banyak program diet yang menawarkan hasil tubuh sehat dan langsing. Namun, hati-hati dalam memilih program diet yang tepat, karena impian tubuh sehat dan langsing bisa hilang akibat salah memilih program diet.

Dalam memilih program diet, membatasi konsumsi satu kelompok makanan tertentu seperti hanya mengonsumsi buah dan sayur saja juga tidak sehat. Karena tubuh akan kekurangan zat lainnya yang diperlukan seperti protein, karbohidrat, dan lainnya. Oleh karena itu, diet dengan buah-buahan juga harus diimbangi asupan nutrisi lainnya.

Mengonsumsi buah-buahan

Salah satu program diet yang aman bagi tubuh adalah diet dengan lebih banyak mengonsumsi sayuran dan buah segar. Program ini jauh lebih baik karena dari sayuran dan buah segar banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet. Konsumsi buah dan sayuran dalam jumlah tinggi itu dapat pula menghindarkan manusia dari serangan jantung dan kanker.

Daftar 10 buah-buahan yang bermanfaat bagi kesehatan dan kandungan nutrisinya:

Apel

Apel mengandung karbohidrat terutama ketika sedang tumbuh dan kaya pectin (sejenis serat). Apel mengandung flavonol yang disebut quercetin yang dalam beberapa penelitian memiliki bahan antikanker. Quercetin juga mengandung bahan antiradang sehingga bermanfaat bagi penyakit seperti arthritis. Sedangkan kandungan gizinya, apel mengandung vitamin C tapi tidak sebanyak buah jeruk.

Stroberi

Stroberi mengandung ellagic acid sebagai antioksidan. Dalam beberapa penelitian ellagic acid terbukti dapat menghalangi pertumbuhan tumor dalam paru-paru, osephagus, payudara, cervix dan lidah. Sebagai obat tradisional, stroberi diyakini memiliki antibakteri dan digunakan sebagai pembersih sistem pencernaan. Stroberi banyak mengandung vitamin C.

Pisang

Pisang merupakan sumber vitamin B6 yang dibutuhkan untuk membuat serotonin dalam otak. Serotonin berfungsi mengurangi rasa sakit, menekan nafsu makan, dan membuat merasa relaks dan mengurangi ketegangan. Sebagai obat tradisional, pisang digunakan untuk menyembuhkan bisul perut. Tidak seperti buah-buahan lain, pisang mengandung banyak karbohidrat, sedikit mengandung karotin dan vitamin C namun kaya potasium.

Melon

Melon mengandung gula yang tinggi dan lycopene yang berfungsi sebagai antikanker. Melon merah dan oranye juga mengandung carotenoid yang dapat melindungi sel tubuh terhadap kerusakan free radical dan dapat juga diubah menjadi vitamin A dalam tubuh. Melon merupakan sumber carotenoid dan juga mengandung vitamin C.

Jeruk

Jeruk mengandung phytochemical yang disebut hesperidin yang berfungsi sebagai antioksidan. Jeruk juga sumber pectin yang berfungsi menurunkan tekanan darah dan termasuk buah rendah serat namun sumber vitamin C dan folate.

Mangga

Mangga mengandung carotenoid yang disebut beta crytoxanthin, sebuah antioksidan yang dapat melindungi terhadap beberapa jenis kanker seperti kanker usus dan kanker tulang tengkuk. Mangga termasuk buah yang kaya carotenoid, serat, dan vitamin C.

Kiwi

Kiwi mengandung pigmen yang disebut chlorophyll yang memberikan buah tersebut warna hijau. Kiwi dapat diubah menjadi sebuah senyawa yang memiliki kemampuan mengikat kanker. Satu buah kiwi sudah cukup untuk memenuhi persyaratan konsumsi vitamin C orang dewasa.

Plum

Plum mengandung phytochemical yang disebut ferulic acid, yang memiliki senyawa antikanker. Penelitian menujukkan banyak konsumsi ferulic acid dapat membantu menurunkan risiko kanker usus. Plum merupakan buah yang kaya serat dan potasium.

Anggur

Kulit anggur mengandung phytochemical yang disebut resveratrol yang terbukti dapat meningkatkan kesehatan jantung, antikanker, antibakteri, dan mengandung antioksidan. Anggur memiliki kandungan serat dan vitamin C yang rendah.

Nanas

Nanas mengandung enzim bromelain yang memiliki kemampuan untuk menguraikan protein. Nanas sering dipakai sebagai bahan pelunak daging selain berguna membantu pencernaan, menguraikan pembekuan darah, mencegah sinusitis, dan infeksi saluran kencing. Nanas merupakan sumber vitamin C dan serat serta mengandung kadar gula yang tinggi.

Lima kesalahan yang biasa dilakukan saat melakukan program diet

1. Menjarangkan makan pagi

Sarapan dengan memilih makanan tepat di pagi hari sangat penting bagi tubuh untuk menyuplai energi yang diperlukan untuk menghadapi rutinitas pagi agar terhindar dari mengonsumsi makanan ringan bergula atau berlemak ketika merasa lapar.

2. Makanan bebas lemak berlebihan

Sebenarnya makanan bebas lemak tidak berarti makanan itu mengandung kalori rendah.

3. Konsumsi salad

Salad mengandung kalori yang tinggi seperti halnya hamburger apalagi bila sayuran itu ditutupi dengan keju, roti kering, dan kuah berlemak tinggi.

4. Memilih jus dibanding apel atau jeruk

Mengonsumsi buah-buahan segar jauh lebih baik karena banyak ditemukan fiber atau serat sebagai komponen makanan yang penting untuk diet.

5. Mengetatkan konsumsi kalori

Rata-rata tubuh membutuhkan 1.200 sampai 1.500 kalori setiap hari untuk bisa berfungsi. Jika dilakukan pengetatan kalori, akan memperlambat metabolisme tubuh yang berakibat menimbulkan masalah kesehatan seperti anemia.


Sumber: suarapembaruan.com

Continue Reading >>>>>

Salah Kaprah Obat Pelangsing

Ketika berat badan mencapai fase 'siaga satu' terhadap kegemukan. Obat pelangsing kerap menjadi cara alternatif yang dianggap jitu. Padahal, mengonsumsi obat pelangsing secara sembarangan bisa menimbulkan efek samping yang membahayakan kesehatan. Alih-alih langsing, jiwa Anda malah terancam.

Nah, sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi atau tidak obat pelangsing. Sebaiknya pahami betul rambu-rambunya:

Apakah obat pelangsing itu?

Cara kerja obat pelangsing adalah membuang lemak di dalam tubuh dan menekan selera makan. Dalam dunia kedokteran, ada beberapa macam obat pelangsing yang memiliki sifat dan cara kerjanya bermacam-macam. Ada yang menekan nafsu makan, mempercepat rasa kenyang, meningkatkan absorpsi lemak, dan bulk fillers (pengganjal perut).

Boleh atau tidak?

Sebenarnya boleh-boleh saja mengonsumsi obat pelangsing, asalkan dengan pengarahan dan petunjuk dokter. JANGAN MEMBELI BEBAS di pasaran. Namun sebelum memutuskan untuk menggunakan obat pelangsing, sebaiknya Anda perlu memahami bahwa obat pelangsing tak akan pernah bisa menurunkan berat badan apabila tak dibarengi dengan pola makan yang benar dan olahraga rutin.

Salah kaprah obat pelangsing

Pernahkah Anda menggunakan obat pencahar, obat diuretik, dan sebagainya, sebagai obat pelangsing? Hati-hati saja, obat-obatan tersebut bukanlah mengambil lemak dalam tubuh melainkan mengambil cairan tubuh.
Obat pencahar yang bersifat laksatif atau menguras perut kerap digunakan untuk menurunkan berat badan. Padahal, jika digunakan tidak tepat akan berbahaya karena dapat mengakibatkan infeksi pencernaan hingga dehidrasi.
Obat diuretik adalah obat yang menimbulkan keinginan seseorang untuk sering berkemih. Berat badan Anda memang turun sesuai keinginan. Namun cairan tubuh yang keluar berlebih. Ancamannya, tak hanya dehidrasi, elektrolit tubuh juga akan hilang sehingga mengakibatkan kerja ginjal dan jantung terganggu.
Obat digitalis. Ini sebetulnya obat jantung, tetapi memang bisa menurunkan berat badan, sehingga sering disalahgunakan. Lama kelamaan pemakai bisa menderita anoreksia.
Obat antispasmodik, membuat perut kembung seakan kenyang dan malas makan. Membuat tubuh lemas dan tidak berenergi sehingga membuat Anda malas beraktivitas.

Dampak jangka panjang

Sebagian besar obat pelangsing dapat menimbulkan dampak yang negatif, seperti; gangguan emosi, hiperaktivitas, sulit tidur, perut kembung atau perih, keletihan terus-menerus, depresi, ketagihan, mual, muntah, dan tubuh gemetar. Ada juga yang mengganggu kesuburan dan sirkulasi menstruasi.

Menggunakan obat pelangsing yang bersifat pencahar atau laksatif dapat menyebabkan usus bereaksi lebih aktif menyerap makanan. Sehingga membuat makanan yang dikonsumsi cepat dibuang sebelum diserap. Akibatnya, bila konsumsi obat itu dihentikan, tubuh makin bertambah gemuk karena usus jadi lebih efisien dalam menyerap makanan.
Obat yang bersifat diuretik menyebabkan tubuh mengalami kekurangan cairan. Bila berlangsung lama, akan menyebabkan gangguan ginjal.
Obat-obatan yang bersifat memacu pembakaran kalori dapat merangsang jantung. Detak jantung terpacu cepat sehingga menimbulkan gangguan pada jantung.

Sumber: conectique.com

Continue Reading >>>>>

Ternyata Pria Lebih Menderita Karena Putus Cinta

Hubungan cinta tidak selamanya berjalan mulus. Ada yang sukses hingga ke jenjang pernikahan dan kemudian membuahkan anak. Namun lebih banyak hubungan cinta yang berakhir prematur dengan kedua pihak kembali menjalankan kehidupan lajangnya masing-masing. Ada yang berakhir baik-baik dengan keduanya saling mengucapkan terima kasih dan masih menjadi teman dekat. Ada pula yang berakhir tidak baik dengan keduanya saling mengucapkan sumpah serapah dan berurai air mata. Bagaimanapun juga, hubungan cinta yang kandas pasti sedikit banyak menimbulkan penderitaan bagi pihak-pihak yang terlibat di dalamnya. Pihak mana sebenarnya yang paling menderita akibat putus cinta?

Prialah yang sebenarnya paling menderita, menurut David Zinczenko, kolumnis majalah Men’s Health. Ia menolak anggapan umum bahwa pria lebih tegar daripada wanita dalam menghadapi putusnya hubungan percintaan. Apa saja alasannya?

Pria Menyembunyikan Perasaannya. Ketika seorang pria diputuskan oleh pasangannya, biasanya ia akan sesumbar: Biar saja, life still goes on. Caranya? 26% pria yang mengisi survei online Men’s Health melakukannya dengan minum-minum bersama teman-temannya. 36% pria akan menatap mantan pacarnya, tersenyum, dan mengucapkan terimakasih. Faktanya, kedua hal tersebut dilakukan pria untuk menutup-nutupi perasaannya. Ini adalah reaksi yang alamiah; gender pria dikondisikan masyarakat untuk tidak gampang menunjukkan perasaan, apalagi perasaan yang membuatnya terlihat lebih lemah. Namun represi ini juga berakibat sulitnya menghilangkan perasaan terluka, marah, atau sedih dari dirinya. Sebaliknya, wanita yang putus cinta biasanya langsung menangis (atau mengekspresikan emosinya) saat itu juga, dan wanita juga cenderung lebih to-the-point ketika mengakhiri hubungan cinta. Akhirnya mereka akan lebih cepat menghilangkan perasaan-perasaan negatif itu dibandingkan pria.

Pria Punya Lebih Sedikit Teman Curhat. Salah satu alasan mengapa wanita lebih cepat pulih dari penderitaan pasca putus cinta daripada pria adalah karena wanita memiliki lebih banyak teman yang bisa diandalkan untuk bercerita. Penelitian menunjukkan bahwa pria mengandalkan hubungan cinta untuk mendapatkan kedekatan emosional dan dukungan sosial, sementara wanita bisa mendapatkan hal yang sama dengan keluarga dan teman sesama wanita. Begitu wanita mengalami putus cinta, ia akan bercerita kepada siapa saja, kalau perlu kepada orang yang tidak dikenal yang duduk di sebelahnya di bis umum, agar perasaannya bisa lebih enak. Pria, di sisi lain, cenderung lebih enggan membuka diri untuk soal ini. Mungkin baru beberapa bulan kemudian, ketika dalam keadaan setengah teler, baru ia berani bercerita kepada teman-teman prianya mengenai betapa inginnya ia kembali lagi dengan si mantan.

Pria Tidak Suka Memulai Dari Awal Lagi. Setelah putus cinta, pada awalnya pria mungkin akan merasa semangat membayangkan wanita-wanita yang akan ia kencani di masa depan. Namun setelah kencan yang keempat, kesembilan, atau ketigabelas kalinya, barulah ia sadar kalau dibutuhkan usaha keras dan waktu yang panjang untuk sampai pada tingkat keintiman yang pernah ia alami bersama mantannya. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih mampu menyesuaikan diri ketika hubungan berakhir karena sebelumnya mereka sudah memikirkan adanya kemungkinan itu, sementara pria biasanya lebih tidak siap dengan putus cinta. Perasaan nyaman secara emosional membuat pria merasa beruntung bisa memiliki seseorang seperti dia. Sayangnya, hal ini seringkali baru disadari ketika si dia sudah berubah status menjadi mantan pacar.

Gambaran Pacaran Pria Yang (Terlalu) Ideal. Banyak kasus putus cinta merupakan reaksi sesaat atas apa yang dirasa sebagai kebosanan; bosan dengan aktivitas, pembicaraan, dan pertengkaran yang itu-itu saja. Kalau kembali melajang, pria mungkin merasa ia akan menjalani hidup yang lebih menarik; tanpa komitmen, bebas pergi ke mana saja, dan bebas bergaul dengan wanita-wanita yang bisa dijadikan pacar baru. Barulah ketika benar-benar melajang ia sadar bahwa hidupnya tidak menjadi seperti itu, bahkan sekarang waktunya tersita oleh pekerjaan. Ia pun kembali merindukan keintiman yang dia alami pada masa pacaran dulu. Penelitian menunjukkan bahwa wanita lebih tinggi skornya daripada pria dalam hal keintiman sosial, seksual, dan intelektual. Dan biasanya wanita juga lebih cepat menyadari bahwa keintiman adalah dasar dari hubungan yang tahan lama, dan bukannya sekedar variasi aktivitas.

Menurut Zinczenko pula, beberapa penelitian menunjukkan bahwa pria lebih rentan mengalami stres, depresi, dan kecemasan ketika putus cinta dibandingkan dengan wanita. Itu menurut dia. Bagaimana pendapat anda? Apakah anda memiliki pengalaman yang membenarkan atau menyangkal pendapat ini?

Sumber: Disarikan dari Berbagai Sumber

Continue Reading >>>>>

4 Level Rangsangan Seksual Pada Wanita

Sebagai manusia normal, kita dilengkapi dengan kepekaan yang tinggi terhadap rangsangan dari lawan jenis. Rangsangan seksual bisa terjadi dari ciuman, pelukan atau sekedar belaian mesra. Saat pria dan wanita menerima rangsangan seksual, mereka akan mengeluarkan sinyal-sinyal sebagai tanda bahwa mereka dalam keadaan siap untuk menerima reaksi seksual berikutnya.

Tapi, reaksi seksual pada pria lebih mudah dikenali dibandingkan wanita. Organ vital pria yang dalam kondisi terangsang akan meregang lalu mengeluarkan cairan lendir yang membasahi seluruh ujungnya. Nah, jika sudah begini artinya Mr. Happy sudah siap melakukan ‘tugas’ nya lebih dari sekedar terangsang. Tapi, bagaimana dengan wanita sendiri? Jika dibilang ‘rumit’ memang begitulah adanya.

Ada empat fase yang mesti dilewati wanita untuk ‘menikmati’ rangsangan seksual. Agar tak bingung, kami `tuntun’ Anda untuk mengikuti tahap demi tahap fase reaksi seksual tersebut, beserta tandanya sekaligus sarannya buat Anda:

Fase 1, Bangkitnya hasrat
Reaksi fisik: Denyut jantung meningkat, puting payudara menegang, payudara membesar dan vagina mengeluarkan cairan. Cairan vagina inilah yang nantinya mempermudah terjadinya penetrasi penis. Bagi wanita, bangkitnya gairah seksual bukan cuma terpusat pada vagina saja, tapi hampir pada seluruh tubuh.
Saran: Walaupun si wanita sudah menggebu-gebu, tetap saja ia masih memerlukan rangsangan sampai cairan 'pelumas' vagina benar-benar keluar. Itulah sebabnya pada fase ini, wanita masih membutuhkan kata-kata manis dan belaian mesra dari pasangannya. Sayangnya, inilah yang kurang disadari si pria.

Fase 2, Vagina siap melakukan penetrasi
Reaksi fisik: Payudara semakin membesar, otot-otot tubuh semakin menegang, napas menjadi berat dan memburu, denyut jantungpun semakin cepat. Jangan khawatir, pada fase ini wanita sudah benar-benar siap menerima ‘kehadiran’ penis di dalam tubuhnya karena cairan vagina telah keluar membasahi liang vagina.
Saran: Biarkan pasangan Anda melakukan sentuhan fisik di daerah sekitar vagina dengan jari, agar Anda bisa lebih cepat mencapai orgasme.

Fase 3, Orgasme!
Reaksi fisik: Inilah fase yang paling ditunggu-tunggu ke dua belah pihak, nafas bisa mencapai 40 kali per menit, denyut jantung sekitar 100-180 per menit. Orgasme wanita sama seperti orgasme pria yang ditandai dengan gerakan mengejang dan menyentak pada otot paha dan pinggul, tanpa ada ejakulasi (karena wanita tidak berejakulasi). Sensasi akan dirasakan si wanita ketika otot-otot rahim dan vagina berkontraksi.
Saran: Bila ingin merasakan sensasi yang lebih mantap lagi, biarkan penis Anda tahan dalam-dalam di vagina saat sedang orgasme.

Fase 4, Pemulihan dan istirahat
Reaksi fisik: Otot payudara dan kelamin mengendur, napas berat berhenti dengan cepat dan tubuh berkeringat. Selesai orgasme, otot-otot yang mengejang kendur kembali diikuti dengan rasa puas dan pelan-pelan mulai mengantuk. Pada awal fase pemulihan ini klitoris menjadi sangat sensitif dan timbul perasaan kurang nyaman pada vagina. Barulah setelah 5-10 menit kemudian vagina mengeluarkan cairan sehingga rasa kurang nyaman tadi berangsur-angsur hilang.
Saran: Pada tahap pemulihan ini setiap pasangan dianjurkan untuk beristirahat bersama-sama, karena rangsangan seksual yang berulang-ulang hanya akan mengakibatkan kelelahan fisik dan pikiran. Jadi, tunggu beberapa saat sampai vagina kembali merasa siap merasakan rangsangan kembali.


Sumber: Berbagai Sumber

Continue Reading >>>>>

Pacaran Jarak Jauh? Why Not?!

Ada yang bilang cinta jarak jauh sungguh merepotkan dan sulit dipertahankan, ada juga yang bilang cinta jarak jauh justru lebih nikmat. Cinta memang perlu pengorbanan, salah satunya adalah jarak dan waktu, tapi bukan berarti tak ada trik untuk mengatasinya. Coba saja beberapa trik berikut ini.

Nah, biar cinta di antara Anda dengan dia yang tinggal nun jauh di sana tetap segar, perlu beberapa trik yang harus dijalani. Berikut di antaranya:

1. Jadikan jarak bukan suatu masalah
Pernyataan ini adalah hal pertama yang harus bisa dimantapkan dalam diri Anda dan pasangan. Tentu saja karena kemajuan teknologi sudah semakin canggih. Apa pun bisa dijadikan alat untuk mempertemukan Anda berdua. Misalnya saja dengan memanfaatkan media telepon atau internet. Intinya jangan lewatkan setiap saat untuk bisa berkomunikasi. Anda berdua juga jangan berkecil hati, pasalnya banyak kok, pasangan yang dekat dan sering ketemu namun bawaannya hanya berantem terus dan akhirnya putus! Jadi buat Anda yang kebetulan punya belahan hati, entah itu beda kota atau bahkan beda negera sekalipun, jangan khawatir. Justru dengan long distance ada kesempatan saling menguji diri dan memupuk rasa cinta.

2. Kepercayaan di atas segalanya
Kunci kesuksesan suatu hubungan adalah kepercayaan di atas segalanya. Dengan demikian Anda tidak akan berpikir macam-macam ataupun mencemburui apa yang sebenarnya tak pernah dilakukan pasangan Anda. Menduga-duga dan terus berpikiran negatif tentu akan makan hati. Makanya lebih baik memantapkan hati untuk terus percaya dan setia padanya. Akan tetapi hal ini tentu saja bila Anda kenal betul karakternya. Lain hal bila ternyata dia adalah tipe yang mudah berpindah ke lain hati. Yang pasti saling percaya bukan berarti langsung tutup mata.

3. Usahakan selalu berkomunikasi
Setia dan percaya bukan berarti jarang-jarang keep in touch dengan pasangan. Apalagi belakangan perkembangan teknologi semakin memudahkan segalanya. Anda bisa melihat tampang keren atau cantiknya pasangan Anda lewat webcam. Kualitas hubungan memang penting, tapi kuantitas juga perlu diperhatikan. Usahakan minimal punya waktu-waktu tertentu, untuk menghubungi atau dihubungi si dia.

4. Isi waktu kesendirian dengan hal bermanfaat
Diakui godaan yang terbesar bila punya kekasih yang jauh adalah bete saat sendirian. Apalagi bila malam Minggu tiba, di mana semua teman-teman sibuk berkencan ria dengan pasangan masing-masing. Kesepian dan juga iri tentu saja berkecamuk dalam diri. Kalau sudah begini, jangan pernah berpikir untuk mengakhiri hubungan. Lebih baik Anda menenggelamkan diri pada segala kesibukan yang positif arahnya. Misalnya saja dengan ikutan klub ataupun kelompok-kelompok gaul. Kalaupun Anda harus menghadiri resepsi, tak ada salahnya mengajak adik atau teman dekat untuk menemani. Ingat lirik lagu yang dibawakan Ricky Martin dan Christina Aguilera, Nobody Want To Be Lonely.

5. Selalu kirim foto terbaru
Sebagai obat kangen, selain mengandalkan komunikasi juga nggak boleh lupa saling bertukar foto terbaru. Dengan begitu, selain tahu perkembangan dan perubahan rutinitas pasangan, Anda juga bisa tahu perubahan fisik yang dialami pasangan Anda. Jangan kaget kalau mendadak si dia berubah menjadi ndut! Tentu saja cara pengiriman foto juga akan lebih mudah lewat e-mail.

6. Saling berkunjung
Selain bertukar foto terbaru, yang tak boleh dilupakan adalah meluangkan waktu untuk bisa mengunjungi sang kekasih. Jangan terus-terusan berharap dia yang akan menjenguk Anda. Nggak masalah juga kok walau kamu cewek. Cari saat yang tepat, misalnya waktu libur panjang. Pasti, doi akan merasa surprised banget menyambut kedatanganmu.

7. Berantem Tak berarti putus!
Pacaran jarak jauh bukan jaminan nggak akan pernah mengalami saat-saat berantem. Mungkin saya si dia mendengar gosip macem-macem tentang Anda yang tidak benar. Salah-salah tentu saja setiap kali pembicaraan akan dipadati dengan luapan kemarahan. Kalau sudah seperti ini, jangan dulu emosi, apalagi langsung mencanangkan kata putus! Kamu berdua juga harus menyadari, mungkin dia dapat info dari orang yang salah. Atau juga mungkin karena saking kangennya sama Anda, akhirnya dia jadi punya pikiran yang aneh-aneh.

Beri pengertian padanya, kalian sudah lama terpisah dan jarang bertemu. Jadi, kenapa nggak sesekali bertemu atau mengobrol tentang segala hal yang ingin sekali diketahui pasangan Anda. Sadari juga kemungkinan kalian sama-sama jenuh karena saling berjauhan dan nggak bisa curhat. Perlu diwaspadai juga, ada banyak "musuh" yang mungkin ingin melihat hubungan Anda berakhir. Yang pasti Anda harus waspada, namun tanpa melepas rasa percaya dan kesetiaan Anda.


Sumber: Berbagai Sumber

Continue Reading >>>>>

Jika Istri Lebih Tua Dari Suami

Umumnya masyarakat cenderung memberi penilaian negatif kepada wanita yang menikah dengan pria yang lebih muda. Bermacam persepsi pun dilayangkan kepada hubungan asmara seperti ini. Mungkin ini saatnya kita belajar untuk melihat sisi positif hubungan asmara dimana usia suami lebih muda daripada istri.

Wanita yang berhubungan atau menikah dengan pria yang lebih muda sering dianggap 'tidak normal'. Rumah tangga semacam ini juga dianggap berpotensi besar menghadapi masalah. Benarkah demikian?

Berikut beberapa hambatan yang seringkali dialami pasangan dengan jarak usia cukup jauh:

1. Anggapan Miring
Banyak orang terutama kaum wanita sendiri yang menghindari dan memandang negatif menjalin asmara dengan pria yang lebih muda. Banyak kisah asmara yang sejenis kandas di tengah jalan, karena hambatan dari dalam diri sendiri, tentangan dari banyak orang, terutama dari orangtua, dan anggapan negatif dari masyarakat. Bahkan, gejala ini juga mendapat label yang seolah-olah ilmiah, oedipus complex, seakan-akan hubungan asmara antara wanita lebih tua dengan pria lebih muda adalah gangguan mental.

Anggapan masyarakat terhadap hubungan asmara seperti ini, juga pada masyarakat Barat yang konon lebih liberal, yang memang kurang menguntungkan cukup tergambar dengan jelas. Contohnya, lihatlah film Mrs. Robinson yang menggambarkan pahitnya hubungan cinta bila si wanita jauh lebih tua dari prianya. Sebaliknya, film Pretty Woman misalnya, yang menggambarkan kisah asmara yang 'umum' 'pria lebih tua dari wanitanya' penuh dengan adegan manis dan berakhir bahagia.

Tapi jangan buru-buru melabel seseorang berkencan dengan 'daun muda' bila usia mereka hanya terpaut 2 atau 3 tahun saja. Biasanya yang disebut perbedaan usia yang jauh adalah bila jarak usia mereka di atas 10 tahun.

2. Masalah Kesenjangan
Menurut para pakar sex dan keluarga, anggapan miring masyarakat bukan satu-satunya masalah ketika seorang wanita mencintai pria yang lebih muda. Mereka juga memiliki masalah internal yang lebih besar, yaitu kesenjangan usia mereka sendiri. Perbedaan usia "apalagi jika perbedaannya terlalu jauh" bisa berarti perbedaan gaya hidup dan juga energi.

Pria lebih muda cenderung membutuhkan aktivitas yang bagi wanita berumur terlalu menghabiskan energi, misalnya kongkow di kafe bersama teman-temannya. Sementara wanita yang lebih tua cenderung melakukan aktivitas yang lebih tenang, yang bagi pria muda terlalu membosankan, misalnya membaca buku di rumah. Perbedaan pilihan aktivitas itu saja, papar Sherven, cukup berpotensi menimbulkan konflik.

3. Persepsi Daya Tarik
Faktor hambatan lainnya, yang paling berbahaya, adalah persepsi wanita terhadap daya tarik fisiknya. Wanita, apalagi yang sudah menjelang masa menopause, sering berpikir dirinya tidak menarik lagi. Sehingga, mereka cenderung curiga jika ada pria yang lebih muda mendekatinya.

Selain itu, body lmage negatif juga merugikan wanita sendiri. Jika Anda berpikir Anda sudah tidak menarik lagi, Anda sudah setengah jalan menuju hilangnya daya tarik Anda. Dan, anggapan yang menyatakan wanita lebih cepat tua jika menikah dengan pria yang lebih muda bisa jadi kenyataan.

Pasti Ada Positifnya
Jika Anda terlibat hubungan seperti itu, dan merasa terganggu, jangan menyerah. Jalan yang paling mudah adalah dengan terus berpikir positif. Dan memang, hubungan semacam ini memang memiliki banyak segi positifnya. Misalnya:

1. Perbedaan antara Anda dan si dia yang lebih muda bisa memperkaya kualitas hubungan. Misalnya, wanita yang lebih tua bisa membagi pengalamannya yang mungkin lebih kaya, sementara si pria yang lebih muda memberi ide-ide serta semangat baru.

2. Anda memberinya 'perlindungan'. Memang ada beberapa pria yang lebih menyukai hubungan dengan wanita lebih tua yang lebih matang dan berpembawaan tenang. Mereka umumnya berpendapat wanita seusianya atau yang lebih muda terlalu banyak bicara dan masih labil.

3. Dengan sikap yang tepat, hubungan dengan pria yang lebih muda bisa membuat Anda 'awet muda'. Pria lebih muda yang mencintai Anda yang mulai khawatir karena kulit mulai tak kencang lagi, bisa menambah rasa percaya diri.

4. Berlawanan dengan anggapan umum, hubungan cinta seperti ini bisa berhasil, asalkan Anda berdua menyadari dan menerima bahwa Anda berdua memang berbeda.

The Older, the Better
Sementara ada beberapa kondisi yang menurun seiring dengan bertambahnya usia, beberapa kondisi lainnya justru membaik. Kabar baiknya lagi, kondisi yang membaik tersebut adalah hal-hal yang justru sering dianggap pria sebagai kelemahan wanita berusia muda. Apa saja itu?

1. Sex
Wanita yang lebih tua seringkali lebih terbuka dalam masalah sex dan juga lebih mampu menikmatinya dibanding wanita yang lebih muda. Lagi juga berdasarkan beberapa penelitian, puncak energi seksual wanita justru dicapai pada usia pertengahan 30-an sampai awal 40-an. Hasrat sex tersebut bahkan lebih besar lagi jika wanita bersangkutan sudah mencapai puncak karirnya atau mapan secara finansial. Karena itu, wanita berumur merupakan pasangan sex yang tepat bagi pria muda yang justru memuncak hasratnya di usia yang relatif lebih muda.

2. Sikap Hidup
Pengalaman adalah guru menuju kebijakan, kata sebuah pepatah. Maka tak heran jika wanita yang lebih tua cenderung memiliki pandangan dan sikap hidup yang lebih positif, serta lebih bijak dibanding wanita muda. Sikap ini sangat menguntungkan, karena pria muda yang sedang menggebu-gebu semangatnya mengejar impiannya membutuhkan tempat 'berlabuh', seseorang yang mau mendengarkan impian dan harapannya, serta memberikan simpati dan dukungan saat ia gagal.

3. Menghargai Hidup
Bertambahnya usia sering mengingatkan seseorang betapa makin dekatnya ia dengan saat terakhir dalam hidupnya. Hal tersebut seringkali membuat wanita lebih tua makin menghargai hidupnya, dan setiap pengalaman yang dialaminya. Dengan begitu, mereka lebih dapat menghargai cinta yang diberikan seorang pria, apalagi yang lebih muda, dan membalasnya dengan sepenuh hati. Pikiran wanita muda yang masih 'bebas' cenderung membuat mereka tak mampu membalas cinta pria sebesar wanita yang lebih tua.

Beberapa kiat menjaga hubungan cinta berumur dengan pria yang jauh lebih muda, yaitu :
1. Menjaga penampilan Anda, terutama sekali dengan membuang jauh-jauh perasaan negatif terhadap penampilan fisik.

2. Tonjolkan kelebihan non-fisik, karena Anda tentu tak bisa menyaingi daya tarik fisik wanita yang lebih muda. Misal, dengan menunjukkan pengertian dan dukungan penuh pada ambisi pacar atau suami Anda yang lebih muda.

3. Jangan memaksakan diri untuk mengikuti gaya hidup atau aktivitas suami bila Anda tak menyukainya. Tunjukkan saja kalau Anda memberinya ruang untuk berekspresi sesuai usianya, walau Anda mungkin kurang berminat.


Sumber: Berbagai Sumber

Continue Reading >>>>>